Jumat, 20 Februari 2009

50 % MAHASISWA BARU STAIN JURAI SIWO METRO BELUM PERNAH BELAJAR BAHASA ARAB SAMA SEKALI


Berdasarkan data perserta praktikum bahasa Arab tahun akademik 2008/2009 Unit Pembinaan Bahasa STAIN Jurai Siwo Metro, menunjukkan bahwa 50 % lebih mahasiswa baru STAIN Jurai Siwo belum pernah belajar bahasa Arab sama sekali. Ini berarti bahwa materi yang akan disajikan khusus bagi mereka yang belum pernah belajar bahasa Arab sama sekali adalah materi bahasa Arab dasar.

Kenyataan bahwa mereka belum pernah belajar bahasa Arab sama sekali tersebut adalah karena latar belakang pendidikan mereka dari sekolah menengah umum; SMU dan SMK. Kendatipun ada dari beberapa peserta yang latar pendidikan mereka dari non-sekolah bercirikan agama ada yang pernah belajar bahasa Arab, namun kuotanya hanya sedikit sekali.
Selanjutnya menyikapi kenyataan tersebut UBINSA mengambil beberapa kebijakan di antaranya;
Mahasiswa yang notabene-nya belum pernah belajar bahasa Arab sama sekali tidak disertakan dalam tes seleksi, namun langsunng dikategorikan dalam peserta pada kelas dasar.
Pesrta tes seleksi adalah mereka yang pernah belajar bahasa Arab.
Mengupayakan dosen-dosen pengampu yang berkualitas dan berdedikasi tinggi dalam mengembangkan bahasa Arab.
Mengupayakan buku pegangan bagi mahasiswa praktikum yang praktis dan memiliki muatan materi bahasa Arab komunikatif.
Adapun upaya UBINSA dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris untuk kalangan dosen STAIN pada tahun 2009 adalah pengiriman beberapa dosen ke Pare-Kediri. Sebagaimana dimaklumi bahwa pare merupan sebuah desa yang dikenal sebagai kampong Inggris. Tujuan khusus dari pengiriman ini adalah supaya para dosen yang dikirim tersebut dapat memiliki kemampuan berbica bahasa Inggris dengan lancar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar